Pecinta Kucing Wajib Tau Beberapa Hal Ini

Ada banyak orang yang sangat cinta pada binatang dan banyak juga yang menunjukan kecintaanya terhadap binatang dengan cara memeliharanya. Bahkan mereka tak sungkan memelihara dalam jumlah banyak dirumah mereka. Namun dari banyaknya para pecinta hewan yang selalu memilih hewan lucu ini sebagai hewan peliharaan mereka dirumah. Selain lucu kucing juga termasuk binatang jinak yang pintar dan bahkan tak jarang kucing sangat menyayangi majikannya. Karna itulah kucing banyak menjadi pilihan para pecinta binatang khususnya kucing.

Namun, kita tak hanya asal memelihara kucing saja tanpa tau dan mengenal binatang ini seperti apa. Terlebih lagi jika melahirkan. Nah loh, ada yang udah pernah lihat kucing melahirkan secara langsung nggak? Hmm kira-kira gimana ya? Yuk simak artikel ini, itung-itung nambah ilmu tentang  simanis.

Sifat Dan Kebiasaan Kucing

Mungkin diantara kita semua dan hanya ada sebagian orang yang sangat menyukai kucing. Bagi anda yang suka akan kucing dan seharian penuh bermain dengannya, sudah pasti mengetahui sifat dan kebiasan yang sering dilakukan oleh kucing kesayangan anda seperti tertulis dibawah ini.

  • Mengeong

Ini adalah suaranya yang sangat khas dan biasanya dilakukan dalam segala hal seperti bermain, meminta makanan dan lain sebagainya.

  • Mengubur kotoran mereka

Ini adalah kebisaan kucinh sangat sangat sering sekali kita lihat adalah kebiasannya dalam mengubur kotorannya. Kucing bisa dianggap sebagai hewan yang pembersih dimana setiap ingin membuang kotoran, sebelumnya akan menggali lubang sebagai tempat kotoran dan kemudian menguburnya.

  • Menggosokkan tubuhnya dengan manja 

Bagi anda yang sedang memelihara kucing, kebiasaan yang sering ia tunjukkan adalah dengan menggosokkan tubuh pada kaki anda. Ini adalah hal yang biasa dan yang luar biasa dimana saat menggosokkan tubuhnya pada anda utu artinya bahwa anda adalah miliknya.

  • Mendesis

Bukan hanya ular saja yang bisa mendesis, melainkan kucing juga bisa melakukannya. Pada dasarnya, kucing sama sekali tidak suka berkelahi. Apabila berhadapan langsung dengan kucing lain terutama kucing jantan, maka kucing tersebut akan mendesis atau sebagai peringatan. Bukan hanya pada kucing lain, sesekali ia juga bisa memberikan tanda tersebut pada pemliliknya sebagai tanda bahwa kondisinya sedang tidak mood.

  • Mandi ala kucing

Sebenarnya kucing sangat takut akan air dan juga sebagai hewan yang suka kebersihan. Mandi bukanlah mandi yang dilakukan seperti pada umumnya, melainkan dengan menjilati tubuhnya agar selalu bersih seperti menghilangkan bau dan lain sebagainya.

Sistem Organ Pada Kucing

image_thumb8

Apa yang dapat anda ketahui mengenai organ pada kucing? Kucing memiliki sistem organ yang penting untuk dikathui seperti:

  • Sistem kardiovaskular

Kardiovaskular pada kucing dikatakan terdiri dari jantung serta pembuluh darah. Kedua organ tubuh tersebut dikatakan perperan penting bagaimana selayaknya kerja jantung dalam menyebarkan darah p[ada seluruh tubuh. Darah yang telah beredar keseluruh bagian tubuh dikatakan mengandung nutrien serta serta oksigen yang mmemberikan energi untuk sel.

  • Sistem Limfatik

Ini adalah sistem imun yang sangat berguna dalam melakukan perlawanan terhadap penyakit. Ini juga sistem organ yang bekerjasama dengan sistem kardiovaskular yang dapat menggantikan cairan yang keluar pada pembuluh darah dan kemudian dikembalikan kealiran darah.

  • Sistem Pencernaan

Kucing memiliki banyak sistem pencernaan seperti mulut, gigi, kelenjar ludah (glandula parotis), esofagus, lambung, usus, pankreas, hepar dan empedu dimana sistem tersebut memiliki tugas yang sangat penting da;am mencerna serta menyerap makanan.

  • Sistem Integumenter

Ini terdiri dari kulit serta bulu yang menutupi seluruh tubuh kucinmg. Kulit bertugas sebagai pelindung bagian bawahnya dan bulu sebagai penghangat tubuh. Namun kulit tidak mengeluarkan keringat, melainkan keringat keluar dari telapak kaki dan hidung.

  • Sistem Muskuloskeletal

Ini adalah bagian dari organ tubuh kucing yang memiliki otot, tulang, dan persendian.

  • Sistem Respiratorik (Sistem Pernapasan)

Pernafasan pada kucing terdiri dari mulut, hidung, trakea, pulmo (paru), bronkus dan bronkiolus. Tugas dari sistem tersebut sangat penting yaitu mengambil atau menghirup udara dan kemudian membuangnya. Selain itu, juga dikatakan menjaga suhu tubuh kucing.

  • Sistem Urogenital (Sistem Perkemihan)

Ginjal, ureter, vesica urinaria (kandung kemih), uretra dan organ genital merupakan sistem perkemihan. Ini berguna dalam mengeluarkan bahan yang tidak diperlukan olah darah yang dikeluarkan dalam bentuk urin.

  • Sistem Saraf

Sistem saraf pada kucing terdiri dari otak, sumsum tulang belakang yang berhubungan dengan jaringan, otak serta sum-sum tulang belakang.

  • Sistem Endokrin

Ini bisa disebut sebagai granula yang bisa menghasilkan hormon. Hormon yang diproduksi dari granula akan bergabung pada aliran darah sehingga mempengaruhi sebagian organ.

  • Organ yang merupakan indera khusus

Organ ini sangat berhubungan dengan lingkungan seperti penglihatan, perasa, penciuman dan pendengaran.

  • Sistem Hematopoietik

Bagian dalam tulang yang disebut sebagai sum-sum tulang dimana  sel darah yang terbentuk dalam sum-sum tulang seperti sel darah putih untuk memerangi infeksi, sel darah merah membawa oksigen serta keping darah atau platelet dalam pembekuan darah.

Sistem Reproduksi Kucing

DDC_cat_female_reproductive_system

Kucing memiliki sistem reproduksi yang hampir sama dengan kerabatnya yang lain. Dan setia kucing memiliki sistem reproduksi yang berbeda berdasarkan jenis kelaminnya seperti:

  • Sistem reproduksi kucing jantan

Kucing jantan memiliki reproduksi seperti testis, kelenjar kelamin, alat kopulasi dan juga saluran kelamin. Testis pada kucing dianggap sebagai penghasil sel kelamin jantan atau yang disebut sebagai spermatozoa. Tugas testis disini dalam mensekresikan hormon kelamin jantan atau yang secara ilmiahnya disebut testosteron.

Scrotum disebut sebagai kantong dimana terletaknya testis yang fungsi dari scrotum tersebut adalah sebagai pengatur suhu supaya proses spermatogenesis berlangsung dengan lancar. Fungsi lain dari scrotum juga sebagai pelindung testis.

Kucing jantan yang memiliki saluran kelamin seperti epididimis dimana epididimis disebut sebagai tempat pematangan sperma. Berdasarkan reproduksinya, ada yang namanya tali-tali atau vas deferns yang dianggap sebagai penyalur sperma hingga ke Uretra.

Sebelum uretra dimasuki oleh sperma, lumen vas deferns akan menjadi berkembang hingga menjadi ampula. Lalu kapulasi yang seperti penis memiliki beberapa bagian yang diantaranya pangkal penis, bagian badan dan bagian ujung penis. Kepala penis yang letaknya pada bagian ujung memiliki duri-duri atau spina atau juga papilla numerous.

  • Sistem reproduksi kucing betina

Tidak hanya kucing jantan saja yang memiliki sistem reproduksi. Dikatakan ada beberapa bagian organ reproduksi kucing betina dimana diantaranya adalah saluran kelamin serta ovarium.

Ovarium pada kucing betina dianggap sebagai alat yang berguna dalam menghasilkan sel kelamin betina yang disebut sebagai ovum dan hormon kelamin atau hormon estrogen dan progesteron.

Kucing betina juga dikatakan menghasilkan sel telur yang jumlahnya bisa lebih dari satu. Pada saat ovulasi, sangat membutuhkan kopulasi dari organ reproduksi jantan. Ini disebabkan sel telur yang telah matang tergantung dari kopulasi.

Kucing betina yang juga memiliki saluran kelamin terjadi pada bagian dalam tuba falopi atau ovuduct dan disinilah temapt bertemunya sperma dengan ovum.

Uterus atau rahim pada kucing betina dikatakan memiliki berbagai macam seperti tanduk rahim atau koruna uterina, koorpus uteri serta leher rahim atau serviks uteri. Vagina pada kucing betina dianggap tempat untuk mengeluarkan fetus janin atau bibit muda saat partus atau proses kelahiran.

Hal yang mengejutkan pada kucing betina adalah dimana kucing betina juga bisa mengalami yang namanya pubertas dengan agirah yang meningkat. Apabila seekor kucing yang berumur 10 bulan, akan mengalami pubertas. Dan biasanya juga tergantung pada iklim. Pada masa pubertas, kucing betina dimana sifatnya akan berubah dan biasanya mengeluarkan suaranya yang khas secara terus-menerus. Selain itu, selera makannya juga turun serta dengan tingkahnya yang aneh dan terlihat agresif.

Pada masa pubertas, kucing betina siap untuk dikawinkan. Dan memmerlukan waktu yang lama untyk melahirkan anaknya. Pada saat usia muda, jumlah anak kucing akan meningkat dan seiring berjalanya waktu lama-kelamaan akan menurun dan melambat.

Masa reproduksi pada kucing secara umum dikatakan bisa berlangsung dari 8 hingga 1o tahun. Dan terkadang ada juga sebagian kucing masa reproduksinya bisa berlangsung hingga tahun ke-14 atau masih bisa melahirkan.

Pada masa pubertas dan sesuai dengan gairahnya yang tinggi, kucing betina siap untuk dikawini oleh kucing jantan. Pada saat tersebut, sikap kucing bisanya lebih manja dan suka menggulingkan badanya.

Dalam sehari, pasangan kucing bisa kawin hingga berkali-kali dalam sehari dan dalam sekali kawin, umumnya bisa berlangsung dari 15 hingga 30 menit.

Setelah kawin, kucing betina akan menghasilkan sel telur yang dianggap sebagai calon generasi penerus. Masa kandungan dapat berlangsung sekitar  58 hingga 71 hari yang bisa menghasilkan anak hingga 10 anak dalam sekali kelahiran.

Kucing dikatakan bisa melahirkan kapan saja tergantung pada musimnya. Pada saat musim dingin, sangat jarang sekali untuk melahirkan. Dalam dekade, kucing bisa melahirkan lebih dari dua kali.

Ciri-ciri Kucing Ingin kawin

Setiap kucing yang ingin kawin biasanya akan memberikan tanda atau ciri-ciri seperti penjelasan yang ada di bawah ini.

  • Kucing akan mengeong pada waktu yang lama. Mengeong tidak hanya sang kucing meminta makanan saja melainkan sebagai suatu yang menandakan kucing tersebut ingin kawin. Ia juga sering menunjukkan kegelisahannya dan selalu menarik perhatian lawan jenisnya.
  • Untuk mengenal kucing yang ingin kawin dapat dilihat dengan sikapnya yang sangat manja dimana kucing menggosokkan tubuhnya agar aroma dari tubuhnya keluar dan kemudian dicium oleh lawan jenisnya.
  • Kucing yang ingin kawin juga dapat dilihat dari kucing yang membentuk ekornya dengan bentuk melengkung dan ini dapat kita lakukan dengan menyentuh punggung bawahnya serta diatas panggul dan juga pangkal ekor.
  • Jangan heran atau sedih apabila kucing kesayangan anda tiba-tida tidak kelihatan. Dan ini bukan artinya kucing anda dicuri oleh seseorang melainkan itu adalah pengaruh bahwa kucing anda sedang minta kawin dengan mencari pejantannya.

Proses Kelahiran Bayi Kucing

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, setelah kawin kucing betina akan menghasilkan sel telur hingga melahirkan bayi kucing. Untuk melahirkan, ada beberapa proses kelahiran bayi kucing seperti pada berikut ini.

  • Saat ingin melahirkan, biasanya kucing betina akan gelisah, membesarnya puting susu sehingga bisa mengeluarkan air susu. Nafsu makannya yang menurun serta menjilati kelaminnya adalah beberapa tanda bahwa ia ingin melahirkan. Untuk melahirkan, sang kucing akan mencari tempat yang sangat cocok untuk melahirkan dan biasanya mencari tempat yang sangat sepi dan tidak terlalu terang atau jauh dari kebisingan.
  • Pada saat ingin melahirkan dan telah menemukan tempat yang menurutnya cocok dan biasanya kucing terengah-engah dalam sarangnya serta dengan nafasnya yang tidak stabil atau cepat. Sebelum bayi kucing akan dikeluarkan, janin akan pindah dari rahim ke mulut rahim. Proses kelahiran tersebut dikatakan dapat berlangsung selama lebih kurang 12 jam.
  • Pada tahap pengeluaran janin, ini ditandai dengan kontraksi otot perut. Bayi kucing yang terbungkus oleh ketuban dan pada saat proses melahirkan ketuban tersebut akan pecah yang ditandai dengan keluarnya cairan ketuban melalui Vulva atau kelamin kemudian sang betina akan menjilati cairaan tersebut. Jika janin telah berapa pada caerah panggul, maka kucing akan memposisikan dirinya dengan sangat aman sesuai keinginannya bisa berdiri atau berbaring. Apabila kepala janin sudah mulai tampak, lalu kucing mengejan agar janinnya keluar. Biasanya kucing akan melahirkan bisa berlangsung hingga 30 menit.
  • Bayi kucing yang sudah keluar biasanya basah yang dikarenakan air ketuban tersebut. Dalam kondisi tersebut, sang bertina akan menjilati sang anak agar bisa bernafas. Kemudian ketuban akan dimakan oleh sang induk serta menggigit tali pusar hingga putus.
  • Setelah anak kucing keluar, maka plasenta juga akan keluar. Plasenta yang keluar dikatakan sama jumlahnya dengan bayi kucing yang keluar.
  • Setelah proses kelahiran selesai, kemudian sang induk akan menyusui bayi serta merawatnya.

Kucing adalah hewan yang dianggap sebagai pemakan daging atau karnivora dimana hidupnya yang sudah berbaur dengan kehidupan manusia. Kucing jantan memiliki reproduksi seperti testis, kelenjar kelamin, alat kopulasi dan juga saluran kelamin. Organ reproduksi kucing betina diantaranya adalah saluran kelamin serta ovarium.

Cukup sekian artikel ini kami berikan untuk anda dan semoga saja berfaedah. Selamat membaca dan sampai bertemu kembali.