FAIL (the browser should render some flash content, not this).
FAIL (the browser should render some flash content, not this).
Home arrow Info Sehat arrow MENYAMBUT HARI STROKE SEDUNIA
MENYAMBUT HARI STROKE SEDUNIA PDF Cetak

MENYAMBUT HARI STROKE SEDUNIA

29 OKTOBER 2011

            “1 diantara 6 orang di seluruh dunia akan terkena stroke dalam hidupnya” merupakan tema hari stroke sedunia tahun 2011.Hal ini untuk menggambarkan besarnya permasalahan stroke di seluruh dunia.Stroke merupakan penyebab kematian nomor 1 di RS dari data Departemen Kesehatan RI, dan merupakan penyebab kecacatan utama pula.

Hari stroke sedunia merupakan suatu hari dengan pesan setiap hari “stroke dapat dicegah dan stroke dapat diobati”. Tim stroke RS Bethesda menymbut hari stroke sedunia tahun ini dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan: talkshow, siaran radio, sarasehan stroke di Cilacap, seminar stroke di Yogyakarta, dan edukasi publik di RS.

            Puncak acara hari stroke sedunia yang digagas oleh tim stroke RS Bethesda adalah dalam bentuk sarasehan stroke tanggal 29 Oktober 2011 di Cilacap Jawa Tengah dan Seminar stroke tanggal 12 November 2011 di RS Bethesda. Berbagai rangkaian acara tersebut merupakan wujud langkah nyata kepedulian tim stroke RS Bethesda untuk semakin baiknya pelayanan stroke di Yogyakarta dan Indonesia.

 

CEGAH STROKE

 

C = Cari dan kendalikan faktor risiko stroke

Kenali faktor risiko stroke yang ada pada diri anda.Ada faktor risiko stroke yang tidak dapat dikendalikan dan ada faktor risiko yang dapat dikendalikan.Tanyakan pada diri kita, apakah saya berisiko stroke?Faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan adalah: usia, jenis kelamin, riwayat keluarga stroke, dan ras. Faktor risiko yang dapat dikendalikan adalah hipertensi, diabetes, kadar kolesterol darah yang tinggi, merokok, gangguan tidur, dan kegemukan. Temukan faktor risiko yang ada pada anda dan kendalikanlah.

E = Enyahkan rokok

            Merokok terbukti meningkatkan risiko stroke dan gangguan pembuluh darah lainnya 2-3 kali lipat.Hal ini menjadi lebih nyata pada penderita hipertensi dan diabetes.Merokok menimbulkan pengerasan pembuluh darah dan memicu timbunan plak dalam pembuluh darah.Hal ini terbukti bagi perokok aktif maupun pasif.

G = Giat berolahraga

            Olahraga teratur yang bersifat aerobik terbuti membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Olahraga yang baik mengandung unsur FITT, yaitu : Frekuensi 3-4 kali seminggu, Intensitas ringan sampai sedang, Tipe aerobik, Time (waktu) 15-20 menit per kali olahraga.

A= Awasi tekanan darah

            Hipertensi terbukti merupakan faktor risiko stroke yang paling konsisten dan dominan.Berbagai penelitian menunjukkan bahwa 60%-80% penderita stroke diawali oleh hipertensi.Awasi tekanan darah anda secara teratur.Seseorang dinyatakan menderita tekanan darah tinggi apabila tekanan darahnya > 140/90 mmHg. Pengobatan tekanan darah tinggi dapat dimulai dengan perubahan pola hidup, yaitu: membatasi konsumsi garam, perbanyak konsumsi buah dan sayur, berhenti merokok, dan menurunkan berat badan. Pada kasus-kasus tertentu diberikan pula obat penurun tekanan darah.

H= Hindari stress

            Stress terbukti meningkatkan tekanan darah, memperburuk sensitivitas insulin, dan merangsang sistem saraf simpatis. Hal ini dapat berujung pada munculnya hipertensi dan diabetes.  Beberapa penelitian mengkonfirmasi bahwa stress akan meningkatkan risiko stroke 2-3 kali lipat. Luangkan waktu anda untuk olahraga ringan, membaca buku, mendengarkan musik, dan berkumpul bersama teman.

            Lakukanlah pencegahan stroke mulai sekarang.Stroke dapat dicegah bila kita secara dini mengenali faktor risiko stroke dan mengendalikannnya.Lebih baik mencegah daripada mengobati.