8 Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Obat

Pernahkah anda jatuh sakit? Ketika sakit, apakah anda langsung minum obat? obat apakah yang anda minum? Apakan anda membaca panduannya sebelum mengkonsumsi obat tersebut? Sebelum mengkonsumsi obat, hal yang sangat penting dan yang pertama kali harus anda lakukan adalah membaca panduan untuk meminum obat tersebut.

Tidak hanya sekedar penting untuk dibaca, tapi anda juga harus memperhatikan panduan tersebut dengan seksama. Selain berguna untuk mencegah terjadinya inflamasi pada tubuh, meminum obat dengan cara yang tepat juga bertujuan untuk meningkatkan keefektifan kerja obat di dalam darah. Ketika hendak meminum obat, biasanya kebanyakan orang akan membarenginya dengan meminum air mineral, agar obat tersebut lebih mudah masuk ke dalam tubuh. Iya nggak?

Tapi meskipun normalnya orang minum obat dengan air mineral, nyatanya sebagian orang lebih memilih untuk meminum obat dengan cara yang tidak biasa. Mereka tidak membarenginya dengan air mineral, melainkan dengan makanan dan minuman tertentu. Mungkin hal ini mereka lakukan karena berbagai alasan, namun perlu anda ketahui bahwasannya mengkonsumsi obat selain dengan air mineral ternyata tidak baik untuk diri dan kesehatan anda.

Mengkonsumsi obat dengan berbagai jenis makanan dan minuman dengan rasa dan warna yang beragam, akan mencegah kinerja obat yang masuk ke dalam tubuh, bahkan memperburuk sistem kerja obat di dalam tubuh, hingga menimbulkanefek samping yang untuk kesuburan tubuh.

Dr. Aisling Hillick memaparkan bahaya yang muncul jika anda mencampur obat dengan makanan dan minuman berikut ini:

1. Pisang

Seperti yang sudah kita ketahui, pisang merupakan salah satu makanan sehat yang tidak hanya mengandung banyak sejumlah vitamin yang diperlukan oleh tubuh, tapi juga dapat membantu seseorang untuk menelan obatnya yang berjenis tablet atau kapsul ketika sedang sakit. Hal ini terjadi pada mereka yang mengalami kesulitan untuk menelan obat menggunakan air mineral. Tapi faktanya, meminum obat dengan cara ini akan mempengaruhi tekanan darah di dalam tubuh anda.

Pisang yang tinggi akan kalium memang memiliki manfaat yang baik, namun mengkonsumsi obat, seperti: captopril, inhibitor ACE, atau angiotensin akan berbahaya jika dikonsumsi secara bersamaan dengan jenis makanan yang tinggi kalium. Menurut Hillick, dengan mencampurkan obat – obatan tadi dengan makanan tinggi kalium, dapat menyebabkan denyut jantung tidak teratur dan jantung berdebar.

2. Jeruk nipis

Jenis makanan kedua yang sangat berbahaya jika dikonsumsi bersama obat adalah jeruk nipis. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Hillick. Diamengungkapkan bahwa jenis jeruk nipis atau limau, jika dikonsumsi bersamaan dengan obat, terutama obat batuk, maka akan mengganggu proses kinerja obat dan menyebabkan efek samping, seperti: berhalusinasi atau mengantuk, yang mampu berefek selama 24 jam.

3. Alkohol

Seperti yang diketahui, alkohol merupakan jenis minuman yang memiliki dampak negatif yang sangat besar untuk kesehatan. Dengan kata lain, tidak ada kata kompromi untuk minuman yang satu ini. Segala bentuk atau jenis obat, jika diminum dengan alkohol bisa menyebabkan efek yang buruk. Parasetamol dan kodein akan membuat metabolisme tubuh bekerja lebih keras untuk memecahkan alkohol dan obat secara bersamaan. Hal ini dapat meningkatkan resiko atau efek samping seperti : mengantuk dan kerusakan pada hati.

4. Kopi

Jenis minuman berikut ini adalah salah satu yang perlu anda hindari pengkonsumsiannya bersama dengan obat. Jika seseorang mengkonsumsi obat bersama dengan kopi, efek yang akan terlihat pertama kali adalah jantung berdebar, gugup dan rangsangan meningkat. Hillick juga menjelaskan bahwa kafein yang terkandung di dalam kopi, akan membatasi efektivitas obat sehingga akan memperburuk kondisi tubuh.

5. Sayuran hijau

Jika Anda sedang mengkonsumsi obat antikoagulan yang berfungsi untuk menghambat pembekuan darah, hindarilah untuk menerima asupan sayuran hijau. Menurut Hillick, vitamin K yang terkandung di dalam jenis sayuran hijau tersebut justru akan memberikan efek pembekukan darah. Jadi, jika mengkonsumsi keduanya secara bersamaan, maka sayuran akan mengganggu kerja obat di dalam tubuh.

6. Licorice (akar manis)

Makanan selanjutnya yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat adalah licorice. Pada saat pengguna obat jantung mengkonsumsi obatnya bersamaan dengan mengkonsumsi licorice ini, maka akan menurunkan kalium dalam tubuh, yang berbahaya untuk kondisi jantung anda. Rendahnya tingkat kalium dapat meningkatkan efek samping yang berhubungan dengan digoxin, yang digunakan untuk mengobati gagal jantung dan irama jantung abnormal. Licorice ini juga akan menyebabkan kelemahan, kondisi kram dan debar jantung yang tidak teratur.

7. Salmon

Salmon merupakan santapan yang sangat nikmat untuk dimakan. Namun jika makanan ini disantap oleh seseorang yang mengkonsumsi obat antidepresan, maka dapat menimbulkan bencana. Salmon, salmon asap dan hati ayam adalah makanan yang kaya akan tyramine (senyawa yang mampu merusak asam amino), yang ketika dicampur dengan jenis obat antidepresan (MAOIs) akan menyebabkan kadar tyramine menjadi lebih tinggi dan meningkatkan tekanan darah tinggi yang berbahaya.

8. Cokelat

Siapa sih yang nggak suka cokelat? Cokelat merupakan makanan yang menjadi favorit masyarakat di seluruh dunia. Bukan hanya karena rasanya yang lezat, tapi juga karena khasiatnya yang baik untuk tubuh. Tapi sayangnya cokelat ini ternyata juga memiliki efek yang buruk jika dikonsumsi secara bersamaan dengan obat-obatan berjenis ritalin. Ritalin adalah obat untuk penderita ADHD. Obat ini akan menimbulkan reaksi yang berbahaya jika berbaur dengan cokelat meskipun kadarnya hanya sedikit. Hal ini disebabkan karena akan mengakibatkan pasien mengalami gelisah berlebihan, sulit tidur dan jantung berdebar.

Itulah beberapa jenis makanan dan minuman yang disarankan agar anda hindari untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat – obatan jenis tertentu. Hal tersebut bisa berakibat fatal untuk kesehatan anda. Jadi, lebih berhati – hatilah dalam mengkonsumsi obat – obatan. Akan lebih baik jika anda mengkonsumsi obat dengan air mineral saja, karena air mineral tidak menimbulkan reaksi yang berbahaya saat dikonsumsi bersama dengan obat.