Ini Jawabannya Bagi Anda Yang Ingin Tahu Banyak Mengenai Gigi

Bagi setiap makanan yang masuk kedalam mulut pasti akan melewati proses penggilingan atau penghalusan oleh gigi agar mudah dicerna oleh tubuh. Untuk mengetahui banyak hal mengenai gigi, dibawah ini sangat banyak sekali pembahasan penting yang berhubungan dengan gigi. Apa sajakah pembahasan tersebut? Langsung saja baca dan simak seperti yang tertulis dibawah ini.

Gigi adalah salah-satu bagian dari tubuh manusia yang letaknya didalam mulut dimana gigi tersebut melakukan tugasnya dalam mengunyah hingga menghaluskan setiap makanan yang masuk kedalam mulut. Tugas dari gigi tersebut dikatakan mencerna makanan secara mekanik. Dengan begitu, fungsi gigi secara umum adalah sebagai penghancur makanan sampai halus sehingga dapat dicerna dengan baik oleh usus.

Macam-Macam Gigi Manusia

w

Berdasarkan bentuknya, gigi manusia dapat dibedakan menjadi beberapa macam antara lain:

  • Gigi seri (identis insisivus). Ini merupakan gigi yang hanya memiliki satu akar dengan fungsi sebagai pemotong makanan. Kita bisa melihat bahwa gigi seri terletak pada bagian depan yang bentuknya seperti sekop dengan tepi yang tajam.
  • Gigi taring (identis kaninus). Ini adalah salah-satu gigi yang juga dikatakan berakar satu yang berguna untuk mengoyakkan setiap makanan. Gigi taring yang letaknya disamping bagian depan dengan bentuk sedikit panjang atau tunggi dan runcing.
  • Gigi geraham depan (pramolar). Ini adalah jenis gigi yang memiliki dua akar dengan fungsi untuk menghancurkan setiap makanan yang masuk kedalam mulut. Gigi geraham bagian depan ini dikatakan lebih pendek dan rata.
  • Gigi geraham belakang (molar). Jenis gigi yang satu ini dikatakan sangat berbeda dengan yang lainnya dimana gigi tersebut memiliki 3 akar yang dikenal berfungsi mengunyah hingga menghaluskan makanan.

Jenis gigi berdasarkan usia

OKE

Dari berbagai macam gigi yang ada di atas, gigi juga memiliki 2 jenis yang berbeda berdasarkan usia seperti:

  • Gigi susu adalah salah-satu jenis gigi yang dikatakan hanya akan tumbuh pada saat usia seseorang sekitar 6 bulan. Sesuai dengan usia seseorang, gigi susu akan tergantikan dengan gigi permanen. Secara umum, setiap gigi susu pada anak akan terganti pada saat berusia 4 hingga 6 tahun.
  • Gigi permanen adalah pengganti gigi susu dimana gigi permanen tersebut tak akan lagi terganti alias akan terus ada hingga seumur hidup. Ini tidak seperti gigi susu yang tanggal dengan sendirinya untuk digantikan.

Bagian-bagian gigi

gigi

Dari jenis gigi, ternyata gigi juga memiliki beberapa bagian seperti yang akan dijelaskan dibawah ini.

  1. Mahkota gigi (korona). Mahkota gigi atau dapat juga disebut puncak gigi merupakan gigi yang terlihat dari luar. Dikatakan, setiap jenis gigi yang berbeda juga mempunyai mahkota gigi yang tentunya berbeda pula.
  2. Leher gigi (kolum). Ini adalah salah-satu bagian gigi yang biasanya terletak dalam gusi. Ini juga dianggap sebagai  bagian gigi yang berada diantara mahkota dan akar gigi.
  3. Akar gigi (Radiks). Sesuai dengan namanya, akar gigi yang dimaksudkan disini adalah bagian gigi yang tertanam pada bagian bawah rahang. Biasanya ini lengkat pada tulang rahang yang bisa berjumlah satu hingga dua.

Lapisan-lapisan gigi

v

Dari adanya bagian gigi, disamping itu juga memiliki beberapa lapisan atau jaringan gigi seperti apa yang disebutkan pada berikut ini.

  • Email. Yang dimaksudkan dengan Email disini adalah lapisan atau jaringan gigi yang memiliki kalsium serta bagian keras yang melapisi mahkota gigi. Lapisan gigi yang aatu ini dikenal dengan fungsinya sebagai pelindung tulang gigi manusia bagian luar.
  • Tulang dentin. Lapisan gigi yang disebut dengan tulang dentin yang berasal dari adanya pembentukan zat kapur. Tulang dentin dapat ditemukan setelah lapisan email.
  • Pulpa (Rongga gigi). Lapisan ini adalah lapisan yang berguna melindungi atau memelihara seluruh gigi serta serabut saraf dari adanya panas, dingin dan sakit.
  • Semen atau sementrum. Ini adalah lapisan gigi yang sangat keras dengan tekstur yang sangat kuat melapisi akar gigi. Sebagai lapisan akar gigi, ini berhubungan langsung dengan tulang rahang dimana tempatnya pertumbuhan gigi manusia.

Struktur sekitar gigi

vv

Gigi juga memiliki struktur yang ada disekitarnya. Seperti apakah itu? Berikut uraiannya.

  • Ligamen Periodontal. Ini adalah jaringan ikat yang lengket dengan tulang dan juga akar gigi. Ini juga sangat berhubungan dengan jaringan gingiva (gusi) serta pembuluh darah pada tulang.
  • Oral Mukosa. Ini merupakan rongga mulut yang terlapisi oleh sel epitel. Fungsi utama dari oral mukosa adalah sebagai pelindung organ lain yang ada pada rongga mulut.
  • Gingiva (Gusi). Didalam rongga mulut, ada yang namanya tulang maksila dan mandiula yang ditutupi oleh mukosa mulut. Fungsi dari gusi itu sendiri adalah sebagai pelindung akar gigi serta jaringan kar gigi yang ada di sekitarnya.
  • Saraf dan pembuluh darah. Mungkin banyak yang tidak mengetahui bahwa ternyata gigi juga memiliki saraf dan pembuluh darah. Saraf pada gigi yang dimaksudkan disini berguna sebagai penerima rangsangan dan pembuluh darah berguna memberikan nutrisi.

Tahap Pertumbuhan Gigi Berdasarkan Usia

fBerdasarkan pertumbuhannya, gigi memiliki beberapa tahap pertumbuhan seperti apa yang akan dijelaskan disini. Pada proses pertumbuhan gigi, gigi bayi biasanya akan muncul pada usai yang berbeda. Ada pertumbuhan gigi bayi muncul dengan pada usia yang semestinya dan ada juga pertumbuhan giginya sedikit terlambat. Meskipun begitu, secara umum pertumbuhan gigi pada bayi dikatakan akan datang pada usia yang hampir sama.

  • Usia 5 bulan

Seperti apa yang telah dijelaskan sedikit diatas, pertumbuhan gigi pada bayi bisa saja datang tepat waktu atau terlambat. Ada sebagian bayi yang mengalami pertumbuhan gigi pada usia 4 bulan dan ada juga pada saat berusia 6 atau 7 bulan. Bayi yang sudah berusia 5 sampai 7 bulan akan memgalami pertumbuhan gigi bayi yang pertama. Gigi yang akan muncul biasanya dua gigi seri depan pada rahang bawah secara bersamaan.

  • Usia 7 bulan

Berikutnya pada bayi yang berusia 7 bulan, biasanya gigi bayi akan tumbuh seperti gigi seri depan pada rahang atas. Dan ada juga sebagian bayi yang berusia 6-8 bulan mengalami masalah pertumbuhan gigi ini.

  • Usia 9-16 bulan

Pada usia ini, gigi bayi yang akan muncul selanjutnya adalah gigi di sebelah gigi seri depan bagian atas dan disusul oleh gigi di samping gigi seri bawah. Ini biasanya akan mucul secara berpasangan kanan dan kiri.

  • Usia 18 bulan

Pada anak yang berusia 18 bulan, gigi taring atas maupun gigi taring bawah akan muncul. Ini juga bisa terjadi pada usia anak berkisar 16 sampai 22 bulan.

  • Usia 24 bulan

Bagi anak yang sudah mencapai usia 24 bulan atau 2 tahun, gigi geraham bagian belakang akan timbul. Lalu kembali disusul oleh gigi geraham kedua pada bagian atas rahang.

  • Usia 2-3 tahun

Bagi anak-anak yang telah berusia 2 sampai 3 tahun, pertumbuhan giginya sudah lengkap dengan jumlah 20 gigi yang diantraanya 10 gigi di rahang atas dan rahang bawah yang dikenal sebagai gigi susu. Dikatakan pertumbuhan gigi susu ini hany bersifat sementara dan akan segera digantikan pada saat usia 6 hingga 7 tahun.

  • Usia 4 tahun

Pada usia anak yang sudah mencapai 4 tahun, gigi dewasa atau gigi tetap akan tumbuh. Bagi anak yang telah memiliki gigi tetap atau permanen, segera mengajarkan kepada mereka cara menyikat gigi dengan baik dan rutin setiap harinya. Ini bertujuan untuk menjaga kesehatan gigi karena yang namanya gigi tetap atau permanen dikatakan tidak akan tergantikan lagi atau seumur hidup.

Proses pertumbuhan gigi manusia

h

Setiap pertumbuhan gigi manusia memiliki proses seperti yang akan dijelaskan pada berikut ini.

A. Gigi sulung atau gigi susu

Seperti apa yang telah dijelaskan diatas, setiap anak akan mengalami pertumbuhan gigi dimulai pada usia lebih kurang 7 bulan walaupun ada yang tumbuh gigi pada usia dini. Dari proses pertumbuhan gigi tersebut, setiap anak akan menggigit apa saja yang ada ditangannya kerena gusi terasa gatal. Jika dihitung secara lengkap, jumlah gigi sulung seluruhnya berkisar 20 buah.

B. Gigi campuran

Pada saat berusia 6 tahun, gigi permanen yang pertama kali tumbuh adalah gigi Geraham besar serta gigi seri pada bagian bawah rahang. Pada saat gigi sulung masih menempel, gigi tetap yang akan tumbuh dan kemudian mendorong gigi sulung dan tergoyang kemudian tercabut dan tergantikan dengan gigi tetap.

C. Gigi tetap

Pada usia sekitar 14 tahun, semua gigi permanen dikatakan akan tumbuh dan itu tidak termasuk geraham bungsu atau geraham yang paling akhir. Gigi geraham bungsu dikabarkan akan tumbuh normal apabila ada ruang untuknya, bila tidak, pertumbuhannya akan miring dan bahkan tidak tumbuh. Gigi tetap atau permanen dikatakan ada sebanyak 32 buah.

Perbedaan Gigi Susu Dan Gigi Permanen

Gigi-Tetap-dan-Fungsi-Gigi-Susu

Gigi susu dikatakan sebagai tahap awal pertumbuhan gigi pada anak-anak dan gigi permanen dianggap sebagai gigi pengganti gigi susu. Lalu, apa perbedaan dari kedua gigi tersebut? Berikut penjelasannya.

1. Jumlah dan komposisi gigi

Gigi susu dan gigi permanen dapat dibedakan berdasarkan jumlah dan komposisinya. Jika diabndingkan dengan gigi susu, gigi permanen dikatakan berjumlah yang paling banyak sekitar 32 buah yang terdiri dari 8 gigi seri, 4 gigi taring, 8 gigi geraham depan dan 12 gigi geraham belakang. Lain dengan gigi susu hanya 20 buah dimana gigi susu terdiri dari 4 gigi seri depan, 4 gigi seri samping, 4 gigi taring dan 8 gigi geraham.

2. Bentuk dan struktur gigi

Setiap gigi terutama gigi susu dan gigi permanen dapat dibedakan dari ukuran. Bentuk gigi permanen biasanya dikatakan lebih besar dari pada gigi susu. Lain dari itu, gigi permanen yang baru tumbuh dikatakan mengandung yang namanya mamelon. Mamelon yang disebutkan disini adalah tojolan kecil gigi yang dapat hilang dengan sendirinya.

Ini juga dapat dibedakan pada masing-masing akar dimana gigi susu akarnya lebih pendek serta tipis dari pada gigi permanen. Inilah sebabnya mengapa gigi susu lebih mudah copot. Akar yang pendek pada gigi susu dikatakan agar gigi permanen memiliki banyak ruang untuk tumbuh.

3. Enamel dan dentin gigi susu lebih tipis

Gigi susu dan gigi permanen dapat dibedakan dimana enamel dan dentin pada gigi susu dikatakan lebih tipis dibandingkan dengan gigi permanen. Inilah sebabnya mengapa gigi susu sangat mudah rusak.

Masalah gigi yang paling umum

b

Bagi anda yang tidak rutin membersihkan gigi atau menyikat gigi sesuai apa yang disarankan, jangan heran apabila gigi anda mengalami beberapa masalah seperi ini.

1. Gigi berlubang

Ini merupakan salah-satu masalah gigi yang sangat sering dialami banyak orang. Apabila ini tidak ditanggapi dengan baik, ini bisa mengakibatkan kematian. Masalah gigi ini bisa saja dikarenakan adanya bakteri yang berkembang pada mulut. Bakteri bisa menimbulkan asam yang mampu menipiskan lapisan gigi hingga berlubang.

2. Periodontis (penyakit gusi)

Masalah gigi yang kedua ini disebut sebagai infeksi gusi yang bisa menimbulkan kerusakan terhadap jaringan lunak serta tulang penyangga gigi. Infeksi yang dikarenakan adanya Bakteri pada gusi dapat masuk kedalam aliran darah dan kemudian menyerang organ tubuh lainnya seperti paru-paru dan jantung. Masalah gigi yang satu ini memiliki tanda-tanda seperti:

  1. Bengkaknya gusi
  2. Gusi kemerahan
  3. Nyeri pada gusi jika disentuh
  4. Gusi mengalami kelainan seperti bentuk yang tidak biasanya
  5. Rongga terbentuk di antara gigi
  6. Timbulnya nanah pda gusi
  7. Aroma nafas yang tak sedap
  8. Gigi mudah copot

Periodontis atau penyakit gusi juga terdiri dari dua jenis dimana Periodontitis kronis merupakan jenis yang paling umum dan periodontitis agresif merupakan masalah gusi yang jarang terjadi.

3. Gingivitis

Radang gusi atau yang disebut Gingivitis merupakan peradangan yang sangat sering terjadi. Ini memiliki tanda-tanda seperti:

  1. Terjadinya pembengkakan pada gusi
  2. Gusi mengalami perubahan warna
  3. Saat menyikat gigi, menimbulkan darah yang berasal dari gusi
  4. Aroma mulut tak sedap
  5. Kerutan pada gusi

Radang pada gusi bisa asaja disebabkan dari kurangnya perhatian terhadap kebersihan gigi. Hal ini dapat dicegah dengan melakukan kebiasaan menyikat gigi sekurang-kurangnya 2 kali dalam sehari hingga melakukan pemeriksaan rutin.

4. Plak gigi

Bakteri yang hinggap pada mulut juga dapat menimbulkan plak pada gigi yang juga mungkin berasal dari sisa makanan yang nyangkut pada sela-sela gigi.

Jarang menggosok gigi, sering konsumsi makanan manis, kurangnya konsumsi sayuran dan buah serta jarang melakukan pemeriksaan kesehatan gigi adalah beberapa faktor yamng dapat menimbulkan plak pada gigi.

Cara Mudah Menjaga Kesehatan Gigi

Toddler Brushing Teeth --- Image by © Grove Pashley/Brand X/Corbis

Bagi anda yang tidak ingin mengalami masalah pada gigi, ada beberapa langkah yang wajib untuk di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari seperti:

1. Jangan sikat gigi terlalu keras

Seperti apa yang telah dianjurkan, menyikat gigi sekurang-kurangnya 2 kali dalam sehari. Dalam proses penyikatan gigi, sebaiknya ini dilakukan dengan cara perlahan dan penuh perasaan. Apabila ini dilakukan dengan penuh tenaga, bia melukai gusi serta mengikis enamel gigi yang tipis yang bisa mengakibatkan gigi sensitif.

2. Sikat gigi sebelum tidur

Sesuai dengan anjuran, sikat gigi dilakukan 2 kali dalam sehari dimana ini dilakukan yang pertama pada pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur. Apabila ini dilakukan dengan teratur, dapat mencegah datangnya kuman atau bakteri serta mencegah adanya plak pada gigi. Ini juga dianjurkan agar menyikat gigi disertai dengan menggosok lidah agar bersih efektif.

3. Gunakan pasta gigi berfluorida

Fluorida adalah unsur alami yang dapat diserap oleh tubuh dari konsumsi makanan atau minuman yang mengandung Fluorida. Ini digunkan oleh tubuh untuk membangun serta menguatkan enamel gigi. Sebagai penguat enamel gigi, ini juga dapat menepis kerusakan gigi dengan cara menghancurkan atau memberantas kuman penyebab kerusakan pada gigi.

4. Jangan merokok

Seperti apa yang kita ketahui saat ini, rokok merupakan salah-satu yang tak terlupakan terutama pada kaum lelaki. Selain dapat menyebabkan kankern gangguan kehamilan dan janin, ternyata rokok juga bisa menyebabkan gigi berubah warna menjadi kuning hingga mengalami masalah pada gusi. Untuk ingin menjaga kesehatan terutama gigi, sebaiknya katakan tidak untuk rokok.

5. Minum lebih banyak air

Air merupakan salah-satu kebutuhan yang sangat penting terutama bagi manusia. Selain dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, air juga dapat memberikan pengaruh penting bagi kesehatan mulut karena dapat membersihkan efek negatif dari makanan dan minuman yang bisa menimbulkan masalah pada gigi.

6. Batasi konsumsi makanan yang manis dan asam

Bagi anda pecinta segala macam jenis makanan, sebaiknya untuk diperhatikan lagi apa yang dimakan karena tidak semua makanan itu sehat. Makanan manis dan asam yang dianggap sebagai makanan favorit ternyata bisa menimbulkan masalah atau timbulnya bakteri yang dapat mengganggu enamel gigi hingga berlubang.

7. Makan makanan yang bergizi

Untuk menjaga kesehatan gigi, selain mengkonsusmsi air, konsumsi makanan yang bergizi juga sangat bermanfaat untuk gigi. Gizi bisa saja berasal dari buah, sayur, susu dan jenis lemak sehat seperti omega-3 yang dikatakan dapat mencegah peradangan pada gusi.

Cukup sampai disini pembahasan kita untuk kali ini mengenai gigi. Semoga artikel ini dapat memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi anda sekalian. Selamat membaca dan sampai jumpa lagi.