Apa Saja Bagian, Arti, Fungsi Dari Saraf Manusia? Ini Jawabannya

Tidak habis-habisnya jika mempelajari bagian Manusia. Dalam hidup setiap Manusia, setiap kepribadiannya sudah tentu berbeda. Tapi taukah anda ternyata setiap Manusia memiliki kesamaan. Apakah kesamaan dari setiap Manusia tersebut? Penasaran bukan? Sebenarnya sangat banyak hal dimana setiap Manusia memiliki kesamaan. Sebelum kami menjelaskannya, menurut anda, apa saja yang sama dari setiap Manusia?

Kalau dari segi luarnya, setiap Manusianya sudah pasti berbeda. Lalu, apa yang membuat setiap Manusia itu sama? Walaupun beda dari segi luarnya, tetapi dari segi dalamnya pasti sama. Salah satu hal yang sama pada setiap Manusia adalah Saraf Manusia. Inilah yang kami maksud dari awal.

Setiap Manusia memiliki sistem saraf yang sama. Tapi dari kesamaan itu, apakah anda tau arti dari saraf Manusia? Mungkin masih banyak yang terkecoh dengan masalah ini. Agar tidak terkecoh lagi, kami siap untuk membantu anda dengan memberitahukan mengenai saraf Manusia.

Saraf manusia adalah salah satu sistem koordinasi yang bertugas menyampaikan rangsangan dari reseptor untuk dideteksi dan direspon oleh tubuh. Sistem saraf memungkinkan makhluk hidup tanggap dengan cepat terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan luar maupun dalam.

Selesai menyebutkan arti dari saraf Manusia, kini kita akan lanjut dengan mempelajari bagian sistem saraf Manusia lengkap dengan fungsinya. Bagi anda yang ingin mendapatkan ilmu pengetahuan yang berharga ini, sebaiknya jangan kemana-mana dan simak penjelasan kami berikut ini.

1. Struktur Saraf

jaringan-saraf

Saraf pada setiap Manusia terdiri dari suatu sel saraf dimana itu dapat disebutkan dengan Neuron dan sel gilial. Neuron dikatakan berfungsi sebagai pengantar rangsangan menuju otak dan kemudian dikirim menuju Otot. Lain hal dengan sel Gilial yang berfungsi sebagai pemberi nutrisi untuk Neuron.

A. Sel Saraf (Neuron)

jaringan-saraf-neuron

Sistem saraf yang tersusun dari unit kecil disebut dengan sel saraf atau bisa juga disebut Neuron. Sel saraf adalah sel yang berfungsi untuk menghantar rangsangan. Setiap Neuron memiliki beberapa bagian utama seperti:

  • Dendrit. Ini merupakan serabut sel saraf pendek yang bercabang. Dendrit adalah perluasan dari badan sel. Dendrit memiliki fungsi yaitu untuk menerima serta mengantarkan rangsangan menuju badan sel.
  • Badan sel. Yaitu bagian sel saraf yang paling besar. Fungsi dari badan sel dikatakan sebagai penerima rangsangan dari Dendrit dan mengarak ke akson. Dikatakan badan sel memiliki inti sel serta sitoplasma.
  • Nukleus. Sel saraf yang berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf atau Neuron.
  • Neurit atau Akson. Ini merupaakan sebuah tonjolan sitoplasma panjang yang berfungsi menjalarkan impuls saraf serta meninggalkan badan sel saraf menuju Neuron hingga jaringan lainnya.
  • Selubung Mielin. Ini dianggap sebagai selaput yang mengandung lemak dengan fungsi sebagai pelindung akson dari kerusakan.
  • Sel Schwann. Ini sebuah jaringan dengan fungsi yang dapat membantu memberikan makanan untuk akson atau neurit serta juga membantu regenerasi neurit atau akson.
  • Nodus ranvier. Berfungsi untuk mempercepat transmisi impuls saraf.
  • Sinapsis. Ini dikatakan sebagai pertemuan ujung neurit pada sel saraf satu serta dengan ujung dendrit pada sel saraf lainnya. Setiap sinapsis dikatakan memiliki sautu celah Sinapsis. Kantong yang disebut bulbus akson merupakan bagian ujung akson. Pada kantong trsebut berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter.

Berdasarkan fungsinya, sel saraf terdiri dari beberapa bagian yaitu:

  • Sel saraf sensorik

sensorik

Ini merupakan sebuah sel saraf yang berfungsi sebagai penerima rangsangan yang datang pada tubuh atau panca indera yang kemudian diubah menjadi impuls saraf dan mengarah ke otak.

  • Sel saraf motorik

motorik

Sel ini adalah suatu sel yang berfungsi untuk membawa impuls saraf dari otak dan sum-sum tulang belakang menuju otot. Ini juga dikatakan sel yang memiliki dendrit pendek dan dengan aksonnya yang panjang.

  • Sel saraf penghubung

penghubung

Ini adalah sel saraf yang banyak terletak pada otak dan juga sumsum tulang belakang. Neuron atau sel saraf yang berfungsi sebagai penghubung atau meneruskan rangsangan yang berasal dari sel saraf sensorik ke saraf motorik.

B. Sel Glial

sel

Sel Glial befungsi untuk memberikan nutrisi pada sel saraf. Ada beberapa jenis dari neuroglia yang diantaranya adalah astrosit, oligodendrosit, mikroglia dan makroglia.

2. Sistem Saraf Pusat

sistem

Saraf pusat berfungsi sebagai pemegang kendali dengan mengatur kerja jaringan saraf hingga ke sel saraf. Saraf pusat terdiri dari beberapa bagian yaitu otak besar, otak kecil, sum sum lanjutan (medula oblongata) dan sumsum tulang belakang (medula spinalis). Otak dikatakan berada didalam tulang tengkorak dan sumsum tulang belakang terletak pada ruas tulang belakng.

Saraf pusat yang memiliki jembatan varol tersusun atas saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan juga dapat menghubungkan otak besar dengan sumsum tulang belakang. Sistem saraf pusat terbagi beberapa bagian seperti:

  • Otak besar

ob

Otak besar dikatakan memiliki tekstur yang kenyal, lunak, terdiri dari banyak lipatan dan juga berminyak. Otak besar yang memiliki cairan serebrospinal dikatakan berfungsi memberi makan otak dan dengan melindungi otak dari sebuah guncangan. Otak besar juga dikatakan memiliki banyak pembuluh darah yang berfungsi sebagai pemasok oksigen ke otak besar.

  • Otak Kecil

ok

Dikatakan, otak kecil terletak pada bagian belakang kepala yang dekat dengan leher. Fungsi otak kecil yang utama adalah sebagai pusat koordinasi suatu gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan dan posisi tubuh.

  • Sumsum Lanjutan

sl

Sumsum lanjutan atau medula oblongata yang letaknya pada sambungan antara otak dengan tulang belakang. Ini berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh, mengendalikan muntah, mengatur gerakan dan sebagai pusat pernafasan. Sumsum lanjutan juga dikatakan memiliki peran yang sangat penting sebagai pengantar Impuls menuju otak.

  • Sumsum Tulang Belakang

sumsum-tulang-belakang-768x546

Sumsum Tulang Belakang atau disebut dengan medula spinalis dikatakan letaknya didalam sebuah tulang belakang. Ini terbagi menjadi beberapa lapisan yaitu lapisan luar dengan warnanya yang putih serta lapisan dalam yang berwarna kelabu.

Sumsum tulang belakang dikatakan memiliki saraf sensorik, motorik dan saraf penghubung. Saraf tersebut memiliki fungsi masing-masing dimana dikatakan sebagai pengantar impuls dari otak dan ke otak.

Fungsi utama dari sumsum tulang belakang adalah sebagai penghubung impuls saraf sensorik menuju otak atau sebaliknya.

Gays, sekian dulu dengan apa yang kami sampaikan hari ini mengenai saraf manusia dengan lengkap. Semoga dengan apa yang kami berikan ini menjadi sumber ilmu pengetahuan yang sangat berharga bagi banyak orang. Selamat membaca.