Intip Yuk Mengenai Ciri Dari Makhluk Hidup

Sahabat, mungkin sangat jarang terpikirkan oleh anda mengenai ciri dari makhluk hidup. Apakah hingga kini anda masih bertanda-tanya bagaimanakah ciri dari makhluk hidup tersebut? Mengenai masalah ini, tentunya ini sudah anda pelajari saat masih sekolah. Dan setelah selesai sekolah, mungkin bagian ini terlupakan oleh anda. Jangan khawatir, disini kami akan mengulanginya kembali untuk anda.

Ciri makhluk hidup

1

Tumbuhan disebut sebagai makhluk hidup karena mempunyai beberapa ciri hidup. Untuk menentukan suatu objek merupakan makhluk hidup atau bukan, dapat dilakukan dengan mengamati ciri-cirinya.

Tumbuhan adalah benda hidup yang membutuhkan makanan, udara dan air. Dan batu adalah benda yang tak hidup sehingga tidak membutuhkan udara, air dan makanan.

Dengan mengamati air kolam menggunakan mikroskop, mungkin akan dijumpai beberapa makhluk hidup bersel satu seperti Euglena. Organisme ini bersifat Uniseluler karena tubuhnya hanya terdiri hanya oleh satu sel, sehingga ukurannya sangat kecil. Walaupun ukurannya kecil, seluruh proses hidup diatur didalamnya sehingga menunjukkan gejala hidup.

1. Memiliki tingkat organisasi dasar berupa sel

Tubuh makhluk hidup tersusun dari bagian-bagian sangat kecil yang disebut Sel. Tubuh makhluk hidup ada yang tersusun dari satu sel atau Uniseluler dan ada yang tersusun dari banyak sel atau Multi seluler. Dalam tubuh kita, terdapat berbagai jenis jaringan. Masing-masing jaringan tersusun dari sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.

Beberapa jaringan tersebut diantaranya adalah jaringan tulang, jaringan otot, jaringan darah dan jaringan saraf. Oleh karena itu, makhluk hidup multiseluler tersusun dari banyak sel untuk melaksanakan fungsi tertentu, harus ada organisasi antar sel dalam satu jaringan. Organisasi antar jaringan akan membentuk organ dan organisasi antar organ akan membentuk sistem organ.

Berbagai jaringan penyusun tubuh Manusia

  • Sel saraf

saraf

Otak dan sum-sum tulang belakang tersusun dari banyak sel saraf. Sel-sel inin memanjang seperti kabel keseluruh tubuh untuk menerima dan menghantarkan rangsangan.

  • Sel darah

darah

Darah tersusun dari sel darah merah , sel darah putih, butir darah dan plasma darah.

  • Sel otot

otot

Otot bertugas menggerakkan anggota tubuh. Sel otot dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu sel otot lurik, otot polos dan otot jantung.

  • Sel tulang

tulang

Tulang disusun oleh sel-sel tulang yang disebut Osteosit.

2. Metabolisme

Metaboleisme adalah suatu proses kimiawi yang terjadi didalam tubuh makhluk hidup, tepatnya didalam sel. Tanda terjadinya metabolisme adalah perubahan bahan yang masuk kedalam tubuh dan yang dkeluarkan dari tubuh. Ciri yang tampak pada makhluk hidup dalam proses metabolisme adalah makan, respirasi dan ekskresi.

  • Makan

makan

Makhluk hidup membutuhkan bahan makanan atau nutrisi sebagai sumber energi dan untuk pertumbuhan. Pada manusia dan hewan, makanan masuk kedalam tubuh  untuk dicerna. Zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh akan diresap dan sisanya akan kelar dalam tubuh feses.

  • Repirasi atau pernafasan

nafas

Dalam pernafasan, gas yang mengandung oksigen dihirup masuk kemudian dilkeluarkan menjadi gas buangan berupa Carbondioksida. Oksigen digunakan untuk mereaksikan nutrisi terutama glukosa untuk menghasilkan energi.

  • Ekskresi atau pengeluaran

Sisa metabolisme harus dikeluarkan dari tubuh karena dapat menjadi racun di dalam sel. Sisa metabolisme dikeluarkan melalui sistem ekskresi. Manusia dan hewan mengekskresikan urin, keringat dan karbiondioksida.

Secara sederhana, proses metabolisme adalah pembentukan energi dengan cara mereaksikan glukosa hasil pencernaan dengan oksigen yang di dapat dari respirasi. Proses tersebut akan menghasilkan zat sisa yang akan di buang melalui ekskresi.

Salah satu fungsi penting dari Metabolisme adalah membentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Berdasarkan cara memperoleh makanan sebagai sumber energi , makhluk hidup dibedakan menjadi dua yaitu makhluk hidup autotrof dan heterotrof.

2

Mahluk hidup Autotrof dapat menghasilkan makanan sendiri. Pada tumbuhan, terjadinya proses fotosintesis dengan memanfaatkan  energi cahaya terutama matahari untuk mereaksikan karbondioksida dan air menjadi glukosa. Glukosa yang dihasilkan dapat digunakan sendiri sebagai sumber energi atau disimpan dalam bentuk amilum atau tepung.

Makhluk hidup Heterotrof tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri. Oleh karena itu, harus mengambil dari bahan yang dihasilkan makhluk hidup lain. Ada dua cara untuk memperoleh makanan yaitu dengan memakan atau menguraikan. Hewan umumnya memakan makanan, sedangkan jamur akan menguraikan sisa-sisa organisme.

Jamur melapukkan kayu yang telah mati untuk mendapatkan sumber energi. Dan kelelawar memakan buah untuk memenuhi kebutuhan energinya.

3. Reproduksi

Reroduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan atau individu baru. Reproduksi berfungsi untuk mempertahankan kelestarian jenisnya. Reproduksi dapat terjadi secara seksual atau melalui perkawinan dan secara aseksual atau tanpa melalui perkawinan. Reproduksi seksual yaitu terjadi melalui perkawinan atau peleburan gamet jantan dan betina. Reproduksi aseksual dapat terjadi melalui beberapa cara contohnya adalah tunas.

Pada beberapa tumbuhan, selain dengan biji, reproduksi dapat dilakukan dengan tunas. Tunas dapat tumbuh menjadi tumbuhan yang lengkap. Jika tunas dipotong dan ditanam ditempat lain, tunas tersebut dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Repropduksi tersebut dinamakan reproduksi aseksual karena tidak melalui tahap peleburan gamet jantan dan betina.

3

Anak bebek dihasilkan oleh induknya melalui proses reproduksi. Satu induk bebek dapat menghasilkan banyak anak bebek dalam sekali bereproduksi. Dengan adanya keturunan baru ini, bebek dapat mempertahankan kelestarian jenisnya. Anak bebek berasal dari telur bebek betina yang sudah dibuahi oleh bebek jantan. Dengan demikian, anak bebek merupakan keturunan yang dihasilkan oleh peleburan gamet jantan atau spermatozoa dan gamet betina atau ovum.

4. Pertumbuhan dan perkembangan

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran tubuh akibat adanya pertambahan jumlah sel. Perkembangan adalah perubahan fase menuju kedewasaan yang ditandai dengan kemampuan bereproduksi.

4

Semakin bertambah umur seorang anak, tubuhnya akan bertambah tinggi. Gejala pertambahan tinggi tubuh ini disebut pertumbuhan. Selain bertambah tinggi, kemampuan yang dimilikinya juga meningkat. Perubahan kemampuan ini disebut dengan perkembangan.

5. Iritabilitas

Iritabilitas adalah kemampuan makhluk hidup untuk menerima dan menanggapi suatu rangsangan. Kemampuan makhluk hidup untuk menanggapi rangsangan tersebut salah satunya adalah bergerak. Hewan umunya bergerak secara aktif, sedangkan tumbuhan bergerak secara pasif.

5

Ulat bergerak aktif untuk mencari makanan. Dan untuk memdapatkan makanan, seekor predator atau singa harus mengejar mangsanya yang juga berlari untuk menghindar.

6. Adaptasi

Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungannya. Terdapat 3 macam adaptasi yaitu adaptasi morfologi atau bentuk tubuh, adaptasi fisiologi atau fungsi alat tubuh dan adaptasi tingkah laku.

Bebek memiliki kaki yang berselaput untuk beradaptasi terhadap tanah yang berlumpur dan membantunya berenang.

6

Bunglon dapat mengubah warna kulit sesuai dengan lingkungannya. Dengan perubahan ini, bunglon tidak mudah dilihat oleh pemangsa dan buruannya.

Pupil mata akan membesar ditempat yang gelap dan mengecil ditempat terang. Hal itu dilakukan untuk beradaptasi terhadap jumlah intensitas cahaya disekitarnya.

Sahabat, demikian ini kami sampaikan kepada anda sekalian mengenai ciri dari makhluk hidup, semoga segala isi yang ada diatas dapat anda mengerti dan dapat dijadikan sebagai sumber bacaan yang sangat bermanfaat serta berguna bagi banyak pembacanya. selamat membaca.