Calico, Perusahaan Google Yang Membuat Manusia Abadi

Google merupakan sebuah perusahaan rasaksa yang sangat terkenal. Kesuksesan google juga tak bisa diragukan. Namun saat ini google telah membuat trobosan baru dengan mendirikan perusahaan bernama Calico. Yang memiliki tujuan membuat manusia dapat melawan penyakit dan membuat manusia menjadi abadi. Nah seperti apakah calico tersebut.

Pengertian Calico Dari Google

p

Calico adalah perusahaan bioteknologi dengan penelitian dan pengembangan yang didirikan pada tanggal 18 September 2013 oleh Arthur D. Levinson dengan tujuan untuk memerangi penuaan dan penyakit. Dalam Surat Pendiri Google, Larry Page menggambarkan Calico sebagai perusahaan yang berfokus pada “kesehatan, kesejahteraan dan umur panjang.” Nama perusahaan adalah akronim dari “California Life Company”.

Pada bulan Agustus 2015, Google mengumumkan dimana Google dan Calico akan menjadi dua perusahaan baru bersama dengan perusahaan lain.

Setiap orang telah lama mencita-citakan untuk hidup abadi. Google telah sejak lama menganalisis penuaan dengan upaya untuk memperpanjang umur secara signifikan. Perusahaan barunya yang disebut Calico merupakan upaya yang paling serius yang pernah ada. Upaya tersebut mungkin bisnis besar.

Sebelumnya juga Google pernah berjalan pada bidang yang sama dengan produknya Google Health di tahun 2008. Sayangnya hal itu tidak berakhir dengan baik dan telah ditutup. Tapi tentunya kita tidak bisa membandingkan Google yang sekarang dengan Google pada tahun 2008.

Calico ini akan dilakukan dengan memanfaatkan pusat data Google yang akan membantu menemukan seluruh penelitian terkait penyakit dan penuaan yang akan diolah benar-benar sampai ke sumbernya.

Perkembangan Calico Dari Masa Kemasa

ppp

Calico atau California Life Company adalah perusahaan independen yang berfokus terutama pada penelitian dan pengembangan untuk menciptakan obat-obatan dan bioteknologi untuk mengatasi penyakit yang berkaitan dengan penuaan. Ini merupakan pertama kali di mana Google menginvestasikan sesuatu yang bukan produk teknologi mainstream. Pada tanggal 18 September 2013, Calico hadir. Perusahaan ini didirikan oleh Google dan seorang pengusaha asal Amerika bernama Arthur D. Levinson.

Ketika Google merestrukturisasi semua perusahaan mereka dengan nama perusahaan induk Alphabet Inc, Calico juga menjadi anak perusahaan. Google juga memiliki startup atau perusahaan yang belum lama beroperasi lain di bidang medis, Google Verily. Sesungguhnya adalah perusahaan yang fokus terhadap bioteknologi. Mereka mengembangkan perangkat atau teknologi untuk mengumpulkan data medis, merasakan sesuatu dan membantu pasien.

Arthur D. Levinson yang menjadi CEO dari perusahaan baru tersebut di mana Arthur memiliki pengalaman sejak dia menjadi CEO di Genentech perusahaan raksasa bioteknologi dan dia juga seorang direktur Google selama 5 tahun. Arthur juga menjadi ketua dewan direksi Apple Inc.

Menurut Larry, salah satu pendiri Google dan CEO Alphabet Inc menyatkan Calico adalah perusahaan yang berfokus pada “kesehatan, kesejahteraan dan umur panjang.” Umur panjang itulah yang terutama difokuskan pada perusahaan. Gagasan tentang kehidupan yang tidak pernah berakhir adalah inti yang diteliti oleh perusahaan tersebut. Untuk mencapai hal ini, mereka mulai dengan menemukan obat untuk penyakit penuaan dan penyakit terkait usia.

Sekarang, penyakit utama yang menyebabkan kematian dan belum mendapatkan obat penawarnya adalah neurodegenerasi dan kanker. Neurodegenerasi mengacu pada hilangnya kerja atau struktur neuron di dalam tubuh seseorang. Ini adalah penyakit yang dapat mengakibatkan kematian walaupun bekerja dengan sangat lambat. Penyakit seperti Parkinson, Alzheimer dan Huntington disebabkan oleh melemahnya neuron. Sampai sekarang, neurodegenerasi tidak dapat disembuhkan.

Begitu juga kanker. Kanker mengacu pada pembentukan kelompok sel abnormal di berbagai bagian tubuh seseorang. Kanker adalah tumor yang menyebar ke bagian tubuh yang lain. Ada berbagai macam jenis kanker dan jutaan orang meninggal setiap tahun karena kanker. Dengan demikian, bidang ini sangat diteliti sehingga tidak dapat menemukan obat yang baik. Semoga proyek Google Calico bisa membantu dunia.

Laboratorium Google Calico membuka fasilitas Penelitian dan Pengembangan bersama dengan AbbVie Inc hanya untuk menemukan obat untuk kedua penyakit ini. Rencananya diumumkan pada bulan September 2014 yang lalu dan akan melibatkan kedua atau masing-masing perusahaan tersebut menginvestasikan sebanyak $ 350 juta sebagai starter atau pendukung.

Mereka telah mengumumkan lebih dari enam kemitraan atau kerjasama untuk penelitian yang mencakup dua universitas, Organisasi Nirlaba dan dua perusahaan farmasi.

Pada bulan Maret 2015, Calico bekerjasama dengan UC San Francisco (UCSF), sebuah perguruan tinggi ilmu kesehatan untuk menggunakan teknologi yang dikembangkan oleh salah-satu profesor UCSF, Peter Walter dan seorang profesor biokimia dan biofisika.

Pada bulan yang sama, Google Calico juga berkolaborasi dengan The Broad Institute of MIT dan Harvard, dua dari institusi terkemuka di Amerika Serikat. Kolaborasi ini terutama ditujukan untuk mempelajari genetika penuaan.

Pada tahun 2016 yang lalu, mereka mengumumkan bahwa akan mempelajari tikus, cacing dan tikus yang ada di Afrika dengan alasan untuk mengatasi penuaan. Tikus Afrika hidup sampai 32 tahun sedangkan tikus biasa hidup hanya 2 tahun. Mereka secara alami berevolusi tidak merasakan sakit. Tubuh mereka secara alami bekerja melawan kanker dan tumor yang tidak terbentuk di tubuh mereka. Kemampuan tikus Afrika selalu menjadi keajaiban medis. Jika para peneliti bisa menentukan bagaimana tikus mampu melakukan hal tersebut, ini bisa mengarah pada penemuan penyembuhan penuaan. Dengan bantuan teknologi, genom mereka bisa digunakan untuk mencegah kanker, satu dari dua penyakit yang diungkapkan yang harus diberantas oleh Calico.

Pada 24 Maret 2017, Google Calico mengumumkan kerjasama penelitian selama 5 tahun dengan perusahaan bioteknologi bernama C4 Therapeutics. C4 mengatakan dalam siaran persnya bahwa tujuan utamanya adalah “Mengobati penyakit penuaan, termasuk kanker”. C4 telah bekerja dengan target pada degradasi protein atau proses pemecagan protein. Ini berarti penggunaan molekul protein lanjutan untuk secara efektif menghilangkan protein yang menyebabkan penyakit. Tanpa omong kosong medis, ini berarti menemukan obat untuk kanker. Proyek ini masih dalam tahap praklinis ketika Calico menjadi salah-satu proyek Google.

Fakta Tentang Calico

  1. Ini adalah usaha terbaru Google yang memfokuskan dengan mengatasi masalah penuaan serta memberikan umur panjang. Bukan keabadian, tapi pendekatan spektrum yang lebih luas untuk melihat semua aspek kesehatan, penuaan dan apa yang membunuh kita.
  2. Calico adalah sebuah usaha baru dari Google yang cukup solid dan telah bergerak maju. Karena Google memiliki banyak saham dan genomik merupakan bagian utama dari penyelidikan Calico. Genetika juga diketahui berperan dalam penyakit dan faktor-faktor yang mempengaruhi umur panjang.
  3. Larry Page merupakan CEO dari yang tidak menilai Calico sebagai “penyembuhan kanker”.
  4. Meskipun telah membuat pengumuman resmi mengenai Calico, proyek ini sebenarnya dipelopori oleh mantan CEO Genentech. Dia juga ketua Apple. Apple dan Google, dua megalit teknologi yang bekerja sama untuk menangani perawatan kesehatan.
  5. Google secara keseluruhan tertarik pada hal-hal yang “aneh”, jadi Calico mungkin benar-benar berfokus pada beberapa gagasan dan kesehatan serta teknologi mainstream. Tapi ini mungkin menyiratkan bahwa mereka “berpikir maju” tentang isu-isu yang mungkin muncul dalam beberapa dekade yang akan datang.

Pro dan Kontra Calico

g

Setiap hal-hal baru yang berusaha di tunjukan oleh sang pendiri atau penciptanya, pastinya tidak selalu mulus dan berkembang dengan mudah. Pastinya mereka menghadapi yang namanya kendala, serta komentar-komentar masyarakat. Baik itu yang pro ataupun yang kontra.

Sama halnya seperti yang dialami oleh pendiri Calico yang menyetakan bahwa cukup banyak pihak yang meragukan bahkan memberikan pandangan sinis terhadap proyek tersebut. Diantaranya terdapat pandangan bahwa teknologi agar hidup abadi tidak mempunyai dasar yang pasti jika ditilik dari sisi medis.

Namun pengembang Calico menyatakan bahwa tujuan proyek ini memang bersifat bertahap dan tentunya membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk menemukan solusi anti penuan sepenuhnya. Teknologi medis yang saat ini sudah benar benar terbukti dan mendekati adalah stem cell injection.

Dan salah satu kontra yang didapatkan oleh pendiri Calico adalah banyaknya tanggapan orang-orang termasuk pemuka agama. Yang menganggap bahwa perusahaan ini dibangun untuk membuat orang tidak mempercayaai adanya Tuhan. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena pengetahuan dan agama memang tidak pernah berjalan berdampingan dan semua itu tergantung kepercayaan masing-masing orang.

Itulah tadi pembahasan mengenai Calico, semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda.